Jumat, 20 Mei 2011

Kamu

siapa yang tidak menginginkanmu?

siapa yang tidak pernah memimpikan bisa mendampingimu?

akupun juga.

walaupun aku memilih untuk tidak menunjukkannya.

kupikir kau sudah lelah dengan sanjungan.

karena itulah aku tidak menyanjungmu.

aku lebih memilih menjadi diriku untuk membiarkanmu menilai.

karena hidup kita seringkali di warnai perasaan palsu.

apa yang terlihat kadangkala tidaklah sama dengan apa yang belum terlihat.

aku lebih memilih melihatmu dari apa yang belum terlihat untuk membiarkanku berpikir.

karena hidup kita seringkali di temani ambisi.

apa yang kita pikir kita rasakan kadangkala tidak sama dengan apa yang sebenarnya terjadi dalam hati.

benar, bahwa aku mengagumimu.

benar, bahwa aku terus mengikuti kabar tentangmu.

dan itu menjadikanku lebih mengenal diriku.

aku mengenal diriku melalui dirimu..


by: kak Arya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar